Menurut kamus besar bahasa indonesia perempuan adalah sebutan yg digunakan untuk species manusia berjenis kelamin betina, memiliki organ reproduksi yg mampu untuk mengandung, melahirkan dan menyusui. Menurut Mulan, perempuan merupakan makhluk Tuhan paling sexy (puih!)🙂 wanita

Adapun laki2, apa yg ia ketahui ttg makhluk bernama perempuan? Apakah ia adalah setan yg selalu menggodanya? Ataukah ia adalah berhala yg selalu di puja2? Ataukah ia kelemahan yg hrs dilindungi? Ataukah ia kemuliaan yg hrs diraih dengan kemuliaan? Ataukah ia pembawa sial yg harus dijauhi dan dibuang? Ataukah ia kelembutan dan ketentraman yg diperlukan dlm hidupnya? Ataukah ia yg sanggup membuatnya berani dan menjadi kuat? Atau bahkan ia tidak bisa mengatakan ” siapa perempuan baginya?”

Apapun jawabannya, laki2 tidak akan bisa untuk tidak menemukan perempuan dalam hidupnya. Ia bisa saja menulikan telinga atau membutkan mata, tetapi tidak dengan hati. Seorang laki2 tidak bisa dilepaskan dari perempuan. Ibu yg mengandung dan melahirkannya adalah seorang perempuan. Dari sinilah ia mulai mengenal dan memahami permpuan. Ia mendapat ketentraman, cinta dan kasih sayang untuk pertama kalinya adalah dari ibunya. tentunya Semua krunia ini tidak lepas dari tanda kekuasaan-Nya.

Kelak iapun akan dengan sendirinya memahami dan mencari tau, siapa sebenarnya perempuan. dengan membawa set ulang tentang pangenalan awal perempuan, seorang laki2 akan mampu menghomati perempuan . menghormati, bukan memuja. Mencintai bukan menjadikannya berhala yg disembah. Membutuhkan dan memerlukan, tetapi tidak dgn mengemis atau merendahkan diri. Ia menyadari bahwa laki2 dan perempuan adalah sesama makhluk manusia yg sejajar. Perbedaannya adalah ia laki2 dan perempuan adalah perempuan. Beda tabiat, struktur fisik, fitrah dan tugasnya namun saling memerlukan. Kualitas dan posisi masing2 disisi Allah ditentukan dgn kualitas taqwa.

Lalu kebaikan akan mencari kebaikan. Karena, kebaikan juga sedang menunggu kebaikan.Jangan pernah mencari ketenangan setenang Khadijah, karena kamu bukan Muhammad. jangan pernah mencari kecerdasan secerdas Aisyah, karena kamu bukan Muhammad. Carilah kebaikan sebagaimana kita memahami kebaikan yg ada dalam diri kita.

Taken from apart of saiful Bahri book