GaTot (Gagal Total)

Hari ini saya mo nyoba resep baru yg saya baca dari majalah . Resep itu judulnya klo ga’ salah ” dawet Alpukat” . Kedengarannya menggiurkan + seger bgt :-) . Anyway bahan2nya kebetulan di lemari es ada semua jadi ga’ perlu beli bahan diantaranya , jelas  hrs ada Alpukat , 1 ltr santan, GUla merah yg di cairkan kental, 1 set agar2 putih. Intinya Alpukat di jus trus dicampurkan agar2, lalu di dinginkan. Setelah keras di serut ( kaya’ dawet ntu ) . Na, santan ma gula merah buat kuahnya………………

Akan tetapi, saat agar2  campur Alpukat sdh keras, saya tasting rasanya…………………..Astaghfirullah “Puahiiit” banget… seperti makan Antimo tuh….. :-D Sekalipun sdh dicampur ma kuahnya teutep aja pahitnya ga’ ilang…

Saya yg ga’ bisa masak ato resepnya yg salah ya? :-D   Sesuatu secara teori mungkin benar tapi dalam pelaksanaannya tidak selalu berhasil :-)

Beberapa saat yg lalu saya di pinjami buku oleh teman saya, judulnya “Menjadi Muslim Ideal menurut al-Qur’an dan as-Sunnah” karya Dr. Muhammad Ali al-Hasyimi. Semakin saya membaca, maka saya semakin merasa amat sangat tidak ideaL :-)   (padahal belum semua saya baca, masih separo buku)

Diantaranya dibahas tentang Muslim dan istrinya, ada hadist dimana Nabi saw mengingatkan seluruh laki-laki ” Nasihatilah wanita dengan baik, karena wanita diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Bagian atasnya bengkok. Jika kamu memaksa untuk meluruskannya maka akan patah, dan jika kamu membiarkannya akan tetap bengkok. Maka nasihatilah wanita dengan baik” (Muttafaq ‘alaih) . Saya jadi berfikir, klo Nabi saja bilang begitu berarti memang wanita itu memang sering bengkok ya? :-)   Makanya sering-seringlah kita instropeksi diri dunk!

 TIME BREAK

Pilihlah salah satu jawaban di bawah ini yang menurut anda benar, anda juga bis anmbah jawaban laennya :-)

1. Kenapa air laut asin?

a. karena kebanyakan garam

b. karena kurang gula

2. Apa bedanya apel sama upil?

a. Klo apel diatas meja, klo upil di bawah meja

b. klo apel diambil pakai 5 jari, upil diambil pakai 1 jari

3. Suami yang baik untuk wanita adalah…

a. Guru , karena klo kurang jelas bisa diulang

b. Arkeolog , karena semakin tua istrinya maka suaminya semakin tergila-gila padanya

4. Kenapa Superman huruf di dadanya ada huruf S?

a. Klo huruf Z nanti jadi Zuperman donk!

b. Klo XL nanti kebesaran bajunya, ga’ bisa press body

5. Kenapa cicak ada di dinding?

a. klo buaya yg ada di dinding apa kamu ga’ takut?

b. klo cicak di meja makan, trus nyemplung sayur gimana?

Taaruf disini dapat diartikan proses perkenalan dlm rangka mengetahui lebih dlm ttg calon suami ato istri. Dalam islam proses taaruf tidak sama dgn istilah pacaran. Dalam berpacaran sdh pasti tdk bs dihindarkan kondisi 2 insan berlainan jenis yg berkhalwat(berduaan). Yang mana dpt membuka peluang terjadinya saling pandang atau bahkan saling sentuh, yg sudah jelas semuanya tdk diatur dlm islam.

“Sungguh kepala salah seorang diantara kamu ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik, daripada menyentuh wanita yg tidak halal baginya” (HR. Thabrani dan Baihaqi)

Allah SWT berfirman ‘Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yg keji dan suatu jalan yg buruk’ (QS 17:32)

Taaruf untuk tujuan menikah disyariatkan dalam Islam. Rasulullah menyarankan mengenal calon pasangan hidup kita, bagaimana agamanya, akhlaknya, wajahnya, keturunannya dsb. Apa yg dilakukan hrs tetap pada jalur2 yang sesuai syariat islam yg mengacu pd Al-Quran & Hadist.

Ta’aruf yg biasa terjadi di kalangan ikhwan/akhwat melalui perantara, bisa teman dekat orang tua atau murobbi/guru ngaji. Biasanya adanya pertukaran biodata dr kedua belah pihak. Istilahnya proposal menikah. Biodata ini berisi, data2 dr data pribadi sifat kelebihan/kekurangan hingga penyakit yg pernah diderita. Bila sdh setuju, maka proses dilanjutkan dgn nazhar (saling melihat). Dari Jabir disebutkan, Rasulullah SAW bersabda ” Jika salah seorang diantara kalian meminang seorang perempuan, sekiranya ia dpt melihat ssuatu darinya yg mampu menambah keinginan untuk menikahinya, maka hendaklah ia melihatnya” (HR. Abu Dawud & Hakim)

Dan dlm proses ini, dlm bertemunya haruslah ditemani oleh mahramnya shg pembicaraan dpt tetap terarah. Rasulullah SAW bersabda : ” Janganlah sekali-kali seorang laki-laki bersendirian dgn seorang perempuan, melainkan si perempuan itu bersama mahramnya” (HR. Ahmad & Bukhari)

Hal-hal yg dibicarakan mencakup visi, misi dan komitment dlm berumah tangga dan juga ttg kecerdasan emosi yg mencakup sifat/pribadi masing2. Misalnya : jika setelah menikah nanti apakah si akhwat boleh bekerja, atau melanjutkan kuliah.Apakah setelah menikah pasangan ini tinggal di klg pihak istri atau suami, apa yg disukai atau tidak disukai bagaimana emosinya serta kepasrahan/tawakal saat menghadapi persoalan sulit dll.Yang jelas kata2 yg digunakan tdk berbau maksiat atau yg dapat mengumbar syahwat seperti kata2 orang berpacaran.

Selama proses ta’aruf ini perlu mencari informasi tentang calonnya baik akhlak sifat maupun hal lain yg dianggap penting. Hal ini sangat penting untuk diketahui agar tidak menyesal setelah menikah nanti. Cara untuk mendapat informasi bisa melalui orang2 terdekatnya yg pernah tinggal dgn lebihdari 24 jam. Misal teman kost atau satu kontrakan karena mereka pasti tau sifat dan keseharian yg baik atau yg buruk, siapa temannya dan dgn siapa dia bergaul. Karena siapa temannya mencirikan siapa orang tersebut. Orang baik tentu akan berteman dgn orang baik.

Untuk deadlinenya rata2 maksimal 3 atau 4 bulan. jika lebih dikhawatirkan lebih banyak mudaratnta bahkan bs menjurus ke pacaran. Jangka waktu ta’aruf yg sebentar ini tdk akan berpengaruh pd hati.

Daya nalar manusia dalam menilai sesuatu dapat salah. sesuatu yg kita anggap baik belum tentu baik menurut Allah. Ssuatu yg kita yg kita anggap buruk belum tentu buruk menurut Allah. Allah yg lebih tau yg terbaik buat kita.

Semakin kebingungan mendera semakin seringlah kita beristikharah. sesungguhnya manusia itu sangat lemah, diberi susah sedikit pasti sudah mengeluh. Dengan siapa lagi kita memohon petunjuk dan menaruh segala harapan, kalau tdk hanya kepada Allah SWT. Dia yg menciptakan kita dan Dia juga yg mengetahui segala nasib kita baik maupun buruk.

Khitbah

Jika kitaa merasa co2k , siap dan ikhlas dapat menerima kelebihan dan kekurangannya maka keputusan dapat diambil yaitu “setuju”.Dan sebelum menginjak pelaksanaan nikah, maka hrs didahului oleh pelaksanaan khitbah. Yaitu permintaan dari laki2 kpd wali dan keluarga pihak wanita. Dalam islam, wanita yg sdh di khitbah oleh seorang lelaki, maka tidak boleh dikhitbah oleh lelaki lain. Rasulullah bersabda ” Janganlah kamu mengkhitbah wanita yg sdh dikhitbah saudaranya, sampai yg mengkhitbah itu meninggalkannya tau memberinya izin. (HR. Muttafaq alaihi)

Khitbah adalah muqaddimah (permulaan) pernikahan dan disyariatkan Allah sebelum terjadinya aqad nikah agar kedua calon pengantin mengenali calon pasangannya satu sama lain.Sehingga ketika maju pada proses ajad nikah dia dlm kondisi telah memperoleh petunjuk dan memiliki kejelasan (ttg calonnya)

Dalam khitbah diperbolehkan saling memberi hadiah. Tetapi bukanlah suatu yg wajib.Suatu kesalahan di masyarakat, banyak diantara mereka yg menganggap bahwa ketika sdh di khitbah seolah2 sdh menikah. Sehingga kerapkali melakukan hal2 yg dilarang agama.Khitbah adalh proses muqadimah untuk menikah dan blm terjadi pernikahan. Oleh krn itu untuk menghindari kemaksiatan dianjurkan agar jarak antara waktu khitbah dan aqad nikah tidak terlalu lama sehingga calon istri tdk berada dlm kondisi lama menanti. Wallahu A’lam Bishawaab

doa dan bungkus yg ruwet

Suatu malam jum’at di Masjid, beberapa ayat telah di kupas dr berbagai tafsir
“Saya pernah berdo’a yg tak biasa, pak” kata bu Kus membuka sesi pertanyaan. “Apa itu, bu Kus?” tanya sang ustadz.
“Suatu kali saya berdo’a : Ya Allah, jadikan saya istri yg selalu terlihat cantik di mata suami”.”Doa yg bagus, dong” kata pak ustadz. “Lalu apa yg terjadi?”
“Ya, memang bagus Pak, tetapi esok harinya wajah saya mulai ditumbuhi jerawat yg saya tidak tau dari mana datangnya.Banyak. Beberapa hari kemudian malah memenuhi seluruh wajah. Saya jadi kebingungan.Akhirnya mau tidak mau saya harus menjalani perawatan kecantikan wajah ke sebuah salon kecantikan, suatu hal yg tidak pernah saya lakukan. Saya harus datang ke tempat itu berkali-kali . Hasilnya tentu mengejutkan saya. Wajah saya menjadi lebih bersih dari semula . Lebih cantik”
“Berarti doa ibu  dikabulkan sama Allah, Ya nggak?

“Ya, sih pak. Tetapi itu belum seberapa , Pak.” “Maksudnya gimana?”
“Saya juga pernah berdoa yg tak biasa. Saya berdoa agar Allah menjadikan saya istri yg setia pada suami.” “Doa yang bagus jg.Lalu apa yg terjadi?”

“Esok harinya, suami saya jatuh sakit. Tak bisa bangun. Ia harus dirawat di rumah sakit.Berhari-hari, saya mau tak mau harus menungguinya selama terbaring itu. Saya bahkan sampai merasa itu semua seperti ujian bagi saya. Ujian bagi kesetiaan saya, apakah saya tetap setia pada suami apa tidak. Saya seketika teringat  doa  yang pernah saya panjatkan” . “Berarti doa ibu dikabulkan sama Allah. Ya nggak?”

“Ya, sih pak.” “Lalu sekarang, pertanyaan ibu apa?”. “Bukan pertanyaan,pak.”
“Lalu apa?”. “Sekarang ini, saya merasa takut untuk berdoa. Gimana ini ?”

“Apakah Tuhan memberikan apa yg engaku harap dengan mengantarkannya dalam bungkusan yang indah?” Neno Warisman pernah bertanya demikian pada sebuah acara d televisi. Kemudian lanjutnya “Tuhan tidak mengantarkan apa yang engkau minta dalam sebuah bungkusan yg menarik dan indah. Bahkan ia mengantarkannya dalam bungkusan yg jelek, ruwet dan kelihatan sukar untuk di buka.

“Mengapa?”. Itu karena Allah ingin melihat bagaimana engkau membuka bungkusan itu penuh kesabaran , sedikit demi sedikit , terus , terus dan terus. Tak pernah berhenti apalagi berpaling. Hingga pada akhirnya bungkus terakhir terbuka dan engkau mendapat sesuatu yg engkau harapkan di dalamnya.

Bukankah Allah pasti akan mengabulkan apa yg hamba_Nya pinta? Jangan pernah berhenti memuja-Nya, Allah tidak tidur, Allah maha mengetahui, Allah Maha Mendengar, Dia Ar-Rahman Ar-Rahim

Sungguh tak ada yg sepatutnya kt lakukan kecuali selalu berprasangka baik pd setiap pemberian-Nya .Entah ni’mat atau musibah.Karena musibah pun mungkin hanyalah bungkus belaka, yg selayaknya kt yakini bhw itu semua hanya karena Ia ingin melihat kita membukanya dgn penuh cinta.

(taken from buletin ukhuwah)

    Beberapa waktu yg lalu ada pasien datang, perempuan 17 th datang dengan keluhan febris(demam tinggi) dan kesadaran menurun. Riwayat kerja di Jakarta (kota metropolitan) pulang ke Madiun karena sakit. Dokter langsung curiga dan minta persetujuan keluarga pasien untuk cek HiV. Siang hari hasil Lab jadi ternyata hasil reaktif alias positif. Keluarga (ibu & bibi pasien) dipanggil ke kantor untuk di beritahu. “Ibu, putrinya positif kena HiV Aids. Ibu tau ngga’ HiV Aids itu apa?. Dengan agak bingung ibu itu bilang ” Ya tau, Aids itu kan yang tiap bulan datang sama wanita itu kan?”. Ganti dokternya yang bingung “Hah…?”. Terus saya bilang “Oh mungkin yang dimaksud Haid, ya bu?”. Sang ibu mengangguk ” Ya, yang tiap bulan itu kan?”

Kejadian diatas mungkin terdengar lucu ( meskipun saya sempat tertawa juga). Tapi setelah saya pikir2 lagi kasihan keluarga pasien ini anak perempuannya pergi ke Jakarta untuk kerja ternyata pulang dalam keadaan sakit, dan tidak sadar pula. Tanpa tahu sebabnya. Sebenarnya saya juga heran padahal HiV Aids sudah sampai ke desa dan kampung2 tapi sebagian besar masyarakat masih belum tau ataupun paling tidak pernah mendengar penyakit tersebut lewat media telekomunikasi (hampir tiap rumah ada televisi kan?). Tapi mungkin tingkat pendidikan masyarakat juga yang kurang. Padahal memang betul Aids itu seperti fenomena gunung es, ujung nya saja yang kelihatan sedikit padahal, yang dibawah air luas sekali. Dan masa inkubasi HiV yang tidak tentu di imbangi obat yang belum ditemukan. Hiv Aids mungkin bisa di cegah, tapi siapapun tanpa sadar bisa saja tertular.

Ada juga pasien seorang wanita baik2 tertular hiV hanya karena suaminya seorang supir yang suka ‘jajan’ . Tanpa tau dia ikut tertular ;_( . Ada juga bayi umur 1 th sakit diare berkepanjangan tanpa tau apa yang  pernah dilakukan  orangtua nya (karena orang tuanya sudah meninggal krn Hiv juga) . Astgfirullah aladzim…

Ini posting pertamaku, cuma sekedar tes ajah. Nah, avatarku aslinya seperti berikut ini, cuma sayangnya karena di WordPress.com ukurannyamusti agak kecil, jadinya kepotong dech… ;-)

My avatar

Halaman

Arsip

Is this me?

Click to view my Personality Profile page